Misteri Relief UFO di Candi Borobudur

Kemarin, dalam satu diskusi di satu komunitas di internet, terdapat fakta tentang salah satu relief di candi Borobudur yang menampilkan benda terbang tak dikenal hingga menakutkan semua binatang. Foto relief tentang benda terbang yang menakutkan tersebut  bisa dilihat di bawah ini:

relief benda terbang di Candi Borobudur

Nenek moyang kita pernah mengabadikan benda misterius itu di candi Borobudur. Ada dua benda aneh yang jelas tergambar dalam relief ini. Yang pertama tepat di atas kuda yang berbentuk seperti piring terbang. Sedangkan yang kedua berada di atas gajah. 

Perhatikan kedua gambar itu. Gambar UFO yang tergambar semuanya dalam posisi melayang jadi tanpa tiang penyangga ataupun tanpa tali penggantung. Kedua bentuk benda ini juga membuat ketakutan dua hewan yang tergambar (kuda dan gajah). Keberadaan kuda dan gajah ini menunjukkan kedua hewan ini ada di lapangan yang luas, karena bisa berlarian, sehingga tidak mungkin dua benda misterius ini menempel pada dinding bangunan. Percayakah Anda dengan gambar UFO di Candi Borobudur? Silakan jika tidak percaya. Lantas, apa penjelasan tentang relief ini?

Fenomena Unidentified Flyng Objects (UFO) memang tak akan pernah habis dibahas. Beberapa waktu lalu, publik Tanah Air sempat heboh dengan fenomena crop circle di salah satu sawah di Sleman. Pemerintah mengatakan itu adalah buatan manusia, namun beberapa kalangan menyebut bahwa itu adalah buatan mahluk yang bukan manusia. lebih spesifik disebut buatan alien, mahluk luar angkasa yang dilaporkan sering muncul di bumi dengan menggunakan pesawat canggih berbentuk piring terbang

Di Indonesia, terdapat sebuah kelompok yang intens mengkaji UFO. Mereka menamakan kelompoknya Komunitas Beta UFO. Kata "BETA" adalah singkatan dari Benda Terbang Tak Dikenal. Istilah ini digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki. Istilah BETA diperkenalkan oleh Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) era 1960-an RJ Salatun untuk fenomena ini. 

crop circle di Sleman, Yogyakarta
Istilah lain yang digunakan adalah "piring terbang" (bahasa Inggris: flying saucer) dan pertama kali digunakan wartawan untuk menggambarkan benda terbang misterius yang dilihat oleh Kenneth Arnold, yaitu sembilan obyek terbang aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade, Washington.Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak saat itu, istilah “Piring Terbang” memengaruhi imajinasi banyak orang.

Istilah lain yang juga sempat diperkenalkan adalah BETEBEDI (Benda Terbang Belum Dikenal) yang dikemukakan oleh seorang akuntan publik dari Bandung yang bernama C.M. Tanadi yang pada tahun 80-an banyak menerbitkan buku terjemahan tentang fenomena ini dan majalah yang bernama Betebedi.

Memang, UFO menjadi fenomena yang tak pernah habis diperbincangkan. Di Indonesia, terdapat banyak laporan mengenai penampakan UFO di berbagai daerah, sebagaimana bisa dilihat DI SINI. Namun, jika ditelaah lebih jauh, penampakan benda aneh di langit ini, tercatat dalam banyak kesaksian masa silam, serta pada naskah-naskah kuno, maupun pada relief bangunan kuno. 

Dalam naskah kuno India, Ramayana, juga terdapat catatan tentang benda terbang aneh dan canggih tersebut. demikian pula dalam catatan penulis Romawi, Julius Obsequens, pada tahun 99 SM yang juga menyebut-nyebut benda terbang aneh dan tak dikenal. Bahkan, ada juga catatan tentang pengalaman sahabat Nabi Muhammad SAW, yang bernama Usayd bin Hudhayr yang melihat gumpalan awan menyerupai payung yang mengagumkan, dan belum pernah terlihat olehnya sebelumnya. Awan tersebut terlihat sangat indah dihiasi dengan benda berkedip-kedip seperti lampu bergantungan, tergantung seperti lampu-lampu memenuhi ufuk dengan sinarnya yang terang. Akhirnya awan tersebut terbang lebih tinggi kemudian menghilang.

Terdapat banyak kisah dan penampakan. Namun penampakan dalam relief di Candi Borobudur ini cukup menarik untuk menjadi gerbang untuk merambah ke pembahasan yang lebih detail. Nah, percayakah Anda dengan UFO?

6 comments:

  1. Yang saya tahu dunia itu luas. Ada berjuta-juta galaksi di dunia ini, dan bila hanya 1 planet saja yang dihuni oleh mahluk hidup rasanya sesuatu yang sia-sia. Bkn tidak mungkinkan di galaksi di luar sana yang jarak tempuhx trilyunan cahaya ada mahluk hidup ciptaan Tuhan lainnya :)
    Lagian saya lebih senang menghayalkan UFO ketimbang bila dikatakan hanya fenomena alam saja :p

    ReplyDelete
  2. saya juga lebih senang menyebutnya UFO krn membuat pikiran saya bekerja dan melihatnya sebagai teka-teki, ketimbang fenomena alam. toh, ada begitu banyak misteri dan ketidakmungkinan yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan nalar

    ReplyDelete
  3. gmbar pertama sudah dibantah di trit ini
    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6688777

    ReplyDelete
  4. Ada pikiran terlintas, padahal seharusnya aku fokus nyari kerja, karena apapun membutuhkan uang, dan uang didapat dari kerja, dan kerja itu belum kuperoleh. Ngapain aku mikir UFO. Biar UFO kek, UFI kek, UFA kek.. Apalah artinya dalam hidup pribadiku ini? Apakah UFO dan ALIEN, segala ceritanya dapat menghiburku, atas kesendirian ini? Sejak cerai taun 2006! Hingga saat ini jam 02.26..awal april 2012. Kupikir, orang orang yang mikir UFO adalah orang yang sudah mapan, punya istri(libido tersalur lancar rutin=pribadi yg normal harmonis selaras jiwa raga), punya kerjaan, punya keluarga, dlsb. Dalam arti mereka itu, disaat senggang saja kepikiran hal ini!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sih masalahmu men pake dibawa-bawa keforum, gk ada hubungannya kali

      Delete
  5. Kemaren, aku berpikiran begini. Bahwasanya, bisa jadi, Alien adalah dari sisa sisa Bannul Jan. (?). Yang masih dapat eksis setelah gelombang genosida yang terjadi dari sebab natural disaster, yang selanjutnya, usai dengan kepunahannya, maka mulai ada, mahluk baru bernama, manusia. Bannul Jan..adalah juga seperti manusia. Tapi materi pembentuk tubuhnya berlainan. Hampir imateri. Atau wujudnya tak terliat dan tak berwujud. Dan juga memiliki teknologi. Hanya, gemar berperang, hingga pada satu saat, terjadi klimaks perang. Bermandikan bom bom yang setara thermonuclear yang justru memunahkan mereka sendiri. Dari yang selamat, berevolusi. Dan seperti alien saat ini, mungkin adanya. Ini perkiraanku. Jauh dari nilai kebenaran.

    ReplyDelete

Buku Terbaru Saya

Buku Terbaru Saya
Untuk memesan buku ini secara online, silakan klik foto ini. Thanks.

Terpopuler Minggu Ini

Google+ Followers

Followers

...