Proposal Toyota dalam Huruf Kanji

AKHIRNYA proposal riset Revitalisasi Tradisi Lokal sudah dikirimkan ke Toyota Foundation. Kemarin, saya datang ke Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Unhas untuk menandatangani proposal proyek itu. Saya ditunjuk sebagai koordinator riset yang akan mengendalikan semua proyek riset, pendampingan, hingga action plan saat di lapangan nanti.

Selama beberapa hari, Iwata berkonsentrasi menterjemahkan proposal itu ke dalam bahasa Jepang dan menulisnya dengan huruf kanji. Maklum saja, Iwata adalah antropolog Jepang yang kebetulan sedang meneliti budaya siri di Sulawesi Selatan. Keberadaan Iwata ini sudah pernah saya tuliskan dalam satu tulisan di blog ini.

Usai menulis ulang proposal itu dengan huruf kanji, Iwata meminta saya untuk mengecek kemudian bertandatangan sebagai contact person sekaligus Program Manager. Wah.... bagaimana mau mengecek, kalau saya sendiri tidak bisa membaca huruf kanji. Anehnya, ketika proposal yang saya buat dalam bahasa Indonesia ditulis dengan huruf kanji, maka proposal itu menjadi lebih singkat dari sebelumnya. "Sebab satu huruf kanji bisa melambangkan satu kata," demikian penjelasan Iwata. Saya hanya bisa manggut-manggut saja.

Selama Iwata men-translate proposal itu, saya kagum juga melihatnya. Betapa tidak, ia jauh lebih suka menulis dengan huruf kanji, ketimbang dengan huruf latin. "Kalau saya pakai laptop lain, saya sangat kesulitan. Beda dengan ketika saya pakai laptop yang ada huruf kanji," katanya dengan bahasa Indonesia yang masih terbata-bata. Saya kagum karena bangsa Jepang begitu mencintai kebudayaannya sendiri. Mereka justru tidak mentah-mentah menerima kemajuan yang berasal dari luar, namun tetap memperkuat fundasi kulturalnya sendiri.

Saya sangat berharap proyek ini bisa lolos di Toyota. Menurut informasi Iwata, proposal dari PKP Unhas adalah proposal yang paling kompetitif dan berpeluang besar untuk lolos. Iwata sudah pernah berbicara langsung dengan Program Manager Toyota Foundation yang juga berkewarganegaraan Jepang sebagaimana dirinya.

Jika proyek itu lolos, maka akan ada kegiatan riset yang kami jalankan mulai bulan November ini. Tentu saja, akan ada tambahan keuangan untuk belanja bulanan. Semoga bisa lolos.(*)


0 komentar:

Posting Komentar