Dialog di Sore Hari


Sungguh! Aku mulai bosan di sini. Mulai jenuh mengejar sesuatu yang mulai seperti fatamorgana. Dirimu dan diriku serta dirinya yang tengah tumbuh adalah kesatuan yang melekat erat, tanpa kata pisah. Aku mulai rindu dengan hal-hal kecil saat bersamamu. Aku merindukan dialog di sore hari ketika lelah menjalani hari, sambil menyeruput teh panas dan semangkuk mangga manis. Aku mulai merindukan saat-saat kecil ketika kita sama-sama mentertawakan hari-hari yang berlalu. Bisakah kita mengaktualkan kerinduan ini?

0 komentar:

Posting Komentar